Djoin Terpilih Menjadi Finalis 10 Besar
Catapult: Inclusion Southeast Asia 2025 di Luxembourg

Pada tanggal 16–20 Juni 2025, Djoin berkesempatan mengikuti tahap pertama program akselerator internasional bertajuk Catapult: Inclusion Southeast Asia 2025. Program ini diselenggarakan oleh Luxembourg House of Financial Technology (LHoFT) bersama Luxembourg Directorate for Development Cooperation and Humanitarian Affairs.Catapult: Inclusion Southeast Asia 2025 dirancang untuk mendukung startup fintech tahap awal di Asia Tenggara yang memiliki fokus pada peningkatan inklusi keuangan. Program ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk:
- Mengikuti sesi mentoring bersama para ahli internasional
- Menyusun strategi manajemen risiko dan penguatan model bisnis
- Melakukan pitching di hadapan investor dan pakar
- Mendapatkan eksposur global melalui promosi media dan publikasi
Program ini terbagi menjadi dua tahap:
- Minggu pertama (16–20 Juni 2025) di Luxembourg, yang dihadiri seluruh peserta terpilih
- Minggu kedua (22–26 September 2025) di Manila, Filipina, yang diikuti hanya oleh 10 startup terbaik berdasarkan hasil evaluasi tahap pertama
Peserta Terpilih: 14 Startup Asia Tenggara
Dari proses seleksi, hanya 14 startup di Asia Tenggara yang berhasil terpilih, yaitu:
- Aman (Indonesia)
- Djoin.ID (Indonesia)
- Gobarakah (Malaysia)
- Kaya Credit (Filipina)
- MADCash (Malaysia)
- Pewarisan Sdn Bhd (Malaysia)
- Payd (Malaysia)
- PhaPay Co., LTD (Laos)
- Qazwa (Indonesia)
- Rize (Vietnam)
- RollingPay (Malaysia)
- Salary Hero (Thailand)
- Spiro Carbon (Thailand)
- Wakalahmu (Indonesia)
Keikutsertaan Djoin dalam daftar ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan inovasi fintech yang dikembangkan di Indonesia ke ranah internasional.
Rangkaian Kegiatan di Luxembourg
- Hari Pertama – Pitching
Pada hari pertama, seluruh peserta diberikan waktu 3 menit untuk mempresentasikan model bisnis masing-masing di hadapan:
- Alex Panican (Deputy CEO LHoFT)
- Lisette Cipriano (Principal Digital Finance Specialist – Asian Development Bank)

Dalam sesi tersebut, Djoin memperoleh nilai tertinggi dibandingkan peserta lain. Pencapaian ini menjadi modal penting untuk melanjutkan ke tahapan berikutnya.
- Hari Kedua & Ketiga – Nexus Luxembourg 2025
Djoin mengikuti konferensi internasional Nexus Luxembourg 2025, yang membahas topik:
- Perkembangan teknologi finansial (fintech)
- Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI)
- Keamanan siber dan regulasi industri keuangan
Konferensi ini juga menjadi ajang networking dengan investor, lembaga keuangan, serta startup lain dari berbagai negara.
- Hari Keempat – Sesi Mentoring
Djoin mendapat kesempatan untuk mengikuti sesi mentoring dengan lima pakar internasional:
- Lucia Gigana (ADA)
- Corentin Gata (Arendt)
- Takeshi Kito (GFTN)
- Cherif Omrani (POST)
- Gabriela Gerice (European Microfinance Platform)
Melalui sesi ini, Djoin menerima masukan strategis untuk memperkuat struktur pitch deck, memperjelas diferensiasi model bisnis, serta menyusun narasi dampak sosial secara lebih otentik.
4. Hari Kelima – Final Pitch & Pengumuman
Pada hari terakhir, Djoin melakukan final pitch di hadapan juri. Berdasarkan hasil penilaian, Djoin resmi menjadi salah satu dari 10 startup terbaik yang terpilih untuk melanjutkan ke tahap kedua di Manila, Filipina.
Tahap Berikutnya Menuju Manila, Filipina
Sebagai salah satu dari 10 startup terpilih, Djoin akan melanjutkan ke tahap kedua program di ADB Finance Forum yang akan diselenggarakan pada 22–26 September 2025 di Manila. Keikutsertaan Djoin dalam Catapult: Inclusion Southeast Asia 2025 menjadi tonggak penting dalam upaya membawa inovasi fintech lokal ke tingkat internasional. Melalui program ini, Djoin memperkuat komitmen untuk mendukung koperasi di Indonesia menjadi lebih modern, transparan, dan inklusif.


